🎁 Berapa Besar Tenaga Yang Digunakan Untuk Melakukan Gerak

Sistempada traktor yang berfungsi untuk mengisi tenaga listrik ke accu, sehingga accu tidak terlalu sering untuk diisi (distrom), meskipun sering digunakan. Alternator alat yang digunakan untuk mengubah tenaga gerak putar menjadi tenaga listrik pada sistem pengisian . Radiator dan kondesor salah satu jenis sistem pendingin pada motor . Alatuntuk Mengubah Energi Gerak Menjadi Energi Listrik. Adik-adik, materi fisika kita kali ini akan membahas seputar perubahan energi, yaitu alat yang digunakan untuk mengubah energi gerak menjadi energi listrik. Sebagaimana yang diketahui, energi bisa diubah dari satu bentuk energi ke bentuk energi lainnya. Proses ini ada yang terjadi secara jikadibandingkan dengan metabolisme energi secara aerobik. Sehingga untuk gerakan-gerakan dalam olahraga yang membutuhkan tenaga yang besar dalam waktu yang singkat, proses metabolisme energi secara anaerobik dapat menyediakan ATP dengan cepat namun hanya untuk waktu yang terbatas yaitu hanya sekitar ±90 detik. Aktuatorgaya ini sering digunakan dengan katup untuk menggerakkan diafragma untuk memengaruhi aliran udara melalui katup. Kelebihan dan Kekurangan Sistem Pneumatik Adalah. Oleh karena pada mesin-mesin industri yang membutuhkan tenaga kuat dan besar, sistem pneumatik tidak digunakan. Dan hanya mesin-mesin yang bertenaga ringan saja yang didapatkandengan pemompaan. Untuk mendapatkan penyebaran air yang seragam diperlukan pemilihan ukuran nozzle, tekanan operasional, spasing sprinkler dan laju infiltrasi tanah yang sesuai. (a) (b) Gambar 1. Irigasi curah pada tanaman jeruk (a) dan jagung (b) Cara yang paling sederhana yang sering digunakan untuk irigasi sayuran oleh petani Kedudukanyang sama tersebut hendaknya digunakan secara sadar dengan mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat.Penerapan nilai-nilai sila keempat dalam kehidupan sehari-hari diantaranya:Berpartisipasi dalam kegiatan musyawarah.Melakukan musyawarah untuk mencapai keputusan bersama.Tidak memaksakan kehendak kepada orang Salesforklift Komatsu 5 ton second di Babatan (0896.5773.8834) Musyfik se Indonesia Accumulator Hidrolik – SMOCK Pada sebagian besar aplikasi tenaga air, pompa digunakan untuk menghasilkan daya yang dibutuhkan untuk digunakan atau disimpan dalam sistem hidrolik. Banyak pompa memberikan kuasa ini dalam aliran berdenyut. Guruvokasi- Dalam dunia pemesinan, terdapat beberapa perkakas tangan yang dapat berguna untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan. terdapat dua jenis perkakas yang digunakan dalam pekerjaan pemesinan yaitu perkakas tangan dan perkakas bertenaga, perkakas tangan dalam penggunaannya masih menggunakan tenaga manusia/ tanpa bantuan mesin maupun listrik, Jikadibandingkan dengan rumah tinggal di Jakarta yang rata-rata berdaya 1.300 watt, maka satu lift di Monas setara dengan listrik yang digunakan 10 rumah. Sedangkan tegangan atau voltase yang dibutuhkan yakni 380 volt, lebih tinggi dari voltase standar yang digunakan untuk rumah sebesar 220 volt. Berikut spesifikasi teknis lift di Monas. 37rOddx. Salah satu ciri yang membedakan makhluk hidup dengan benda alam adalah makhluk hidup dapat bergerak. Bahkan tanaman dan pohon yang tampak diam saja sebetulnya bergerak dengan cara tumbuh dan biasanya mengikuti arah matahari. Oleh karena itu, makhluk hidup setiap hari melakukan gerak. Gerak merupakan ciri utama dari kehidupan, dan gerakan yang dilakukan oleh makhluk hidup mengisi ruang dan waktu. Ketika makhluk hidup bergerak, maka ia akan memerlukan tenaga. Oleh sebab itulah, ruang, waktu, dan tenaga tidak dapat dipisahkan dari gerak, termasuk gerak tari. Pengertian Elemen Gerak Tari Ruang, waktu, dan tenaga pada gerak tari merupakan beberapa elemen gerak tari. Elemen gerak tari adalah berbagai unsur atau satuan terkecil yang membangun gerak tari. Elemen dasar tari sebetulnya sesederhana gerak saja. Namun, seperti yang telah dipaparkan di atas, di dalam gerak akan selalu mencakup ruang, waktu, dan tenaga. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing elemen gerak tari. Ruang Dalam gerak tari terdapat dua jenis ruang, yakni ruang pribadi, dan ruang umum. Jika kita melakukan gerakan di tempat tanpa berdiri, berarti kita melakukan gerak di ruang pribadi. Sementara itu, jika kita bergerak berpindah tempat, maka kita melakukan gerak di ruang umum. Gerak di dalam ruang dapat dilakukan sendiri, berpasangan, dan berkelompok. Mengenali dan mengetahui ruang tari sangatlah penting dalam gerak tari, karena akan sangat berkaitan dengan koreografi atau gerak tari yang dilakukan. Apakah setiap penari melakukan gerakan yang berbeda kemudian saling bertukar ruang, atau apakah setiap penari akan menari dengan gerakan yang berbeda di ruang masing-masing?. Koordinasi untuk saling berpindah mengisi dan bertukar ruang banyak diaplikasikan pada berbagai gerakan Taian tradisional maupun kontemporer. Waktu Setiap gerak tari yang dilakukan membutuhkan dan menggunakan waktu, baik gerak estetis maupun gerak fungsional. Gerak estetis adalah gerakan yang dilakukan untuk menampilkan suatu keindahan. Sementara itu, Gerak fungsional yang dimaksud contohnya adalah seperti berjalan dari belakang panggung menuju ke panggung tentu membutuhkan waktu. Jika jarak yang ditempuh dekat maka waktu yang dibutuhkan lebih sedikit dibandingkan dengan jarak jauh. Jika jarak jauh ingin sama cepatnya dengan jarak dekat tiba di tempat, maka gerak yang dilakukan haruslah memiliki kecepatan dua atau tiga kali dari jarak dekat. Perbedaan cepat atau lambat gerak tari sangat berhubungan dengan tempo. Tempo adalah cepat atau lambat gerak yang dilakukan Tim Kemdikbud, 2017, hlm. 69. Fungsi tempo pada gerak tari adalah untuk memberikan kesan dinamis sehingga tarian enak untuk dinikmati. Tempo juga dapat diatur untuk memberikan dampak yang diinginkan. Contohnya, tempo cepat akan memberikan ekspresi semangat, ceria, dan dinamis, sedangkan tempo lambat akan memberikan kesan anggun, romantis, atau pun sedih. Tenaga Saat kita sebagai makhluk hidup melakukan gerak, tentu memerlukan tenaga. Penggunaan tenaga dalam gerak tari meliputi; intensitas, yang berkaitan dengan kuantitas tenaga dalam tarian yang menghasilkan tingkat ketegangan gerak; aksen/tekanan, muncul ketika gerakan dilakukan secara tiba-tiba dan kontras; kualitas, berkaitan dengan cara penggunaan atau penyaluran tenaga. Jika gerak yang dilakukan memiliki intensitas tinggi tentu saja memerlukan tenaga yang kuat dan disebut gerak tari bertenaga kuat. Sebaliknya, gerak dengan intensitas rendah memerlukan tenaga yang lemah atau sedikit, dan disebut gerak tari bertenaga lemah. Terdapat beberapa jenis tari yang akan mengangkat dan menahan beban tubuh rekannya seperti pada gambar di bawah ini. Saat gerakan tersebut dilakukan, tentunya tenaga yang digunakan oleh penari untuk menahan rekannya akan lebih besar dibandingkan dengan gerakan biasa. Kekuatan tenaga menahan rekan tarinya tertumpu pada kedua kaki. Tenaga yang dikeluarkan oleh kedua penari yang menyangga rekannya akan semakin besar jika berjalan berpindah dari satu ruang ke ruang yang lain. Bandingkan tari yang mengharuskan untuk menahan seseorang di atasnya, dengan pose gerak pada penari balet di bawah ini. Tenaga yang dikeluarkan mungkin tidak sebanyak itu, tetapi kaki tertahan di lantai dengan sedikit jinjit akan membuat jari kakinya mengeluarkan tenaga lebih. Sementara itu gerak tari tradisi Papua memiliki ciri gerakan kaki yang cepat dan ritmis, sehingga kekuatan tenaga banyak pada kaki. Gerak tari yang tertumpu pada kaki tersebut dipengaruhi oleh kondisi geografis yang didominasi pegunungan. Kehidupan masyarakat di daerah pegunungan memerlukan kaki kuat untuk dapat mendaki dan menuruni bukit. Kehidupan sosial seperti itu berpengaruh pula terhadap karya seni tari. Dapat disimpulkan bahwa tenaga sangat berperan penting pada tari. Mengontrol tenaga sedemikian rupa dapat menghasilkan berbagai gerakan tari yang dinamis. Kesalahan dalam mengeluarkan tenaga berpotensi membuat gerakan terlalu kaku atau terlalu lemah. Konservasi tenaga yang baik juga dibutuhkan agar penari tidak lemas dan kehabisan tenaga ketika menari. Pengolahan Ruang, Waktu, dan Tenaga Sesuai Iringan Setelah mengetahui berbagai unsur atau elemen gerak tari di atas, selanjutnya kita juga harus mampu melakukan pengolahan ruang, waktu, dan tenaga sesuai iringan dengan baik. Bentuk penyajian tari dapat berupa tari tunggal, ta ri berpasangan, dan tari berkelompok. Oleh karena itu, pengolahan pola lantai pada setiap bentuk penyajian tari tentu akan berbeda. Tari tunggal pengolahan pola lantai dilakukan secara individu, pada tari berpasangan pengolahan lantai dilakukan berdua dan pada tari kelompok dilakukan memerlukan kerja sama. Berlatih Meragakan Gerak Tari Ruang, waktu, dan tenaga pada gerak tari merupakan suatu kesatuan utuh. Sehingga ketika seseorang melakukan gerak tari, berarti ia telah membentuk ruang, memerlukan waktu serta memerlukan tenaga. Seorang penari harus mampu mengolah ruang, waktu dan tenaga sehingga gerak yang dilakukan tampak dinamis. Pengolahan unsur gerak tersebut berbeda pada tari tunggal dan tari berpasangan, demikian pula pada tari berkelompok. Pada tari tunggal kemampuan individu lebih menonjol, sedangkan pada tari berpasangan dibutuhkan kemampuan saling mengisi gerak, dan pada tari kelompok dibutuhkan kekompakan dan kerja sama yang baik antarindividu. Karakteristik Gerak di dalam Ruang, Waktu, dan Tenaga Pengolahan ruang, waktu, dan tenaga pada gerak tari berkaitan dengan beberapa karakteristik tertentu. Menurut Tim Kemdikbud 2017, hlm. 83 karakteristik gerak di dalam ruang, waktu, dan tenaga antara lain Menggunakan tubuh manusia sebagai instrumen dan gerak sebagai mediumnya; Terkait dengan ruang, tenaga, waktu, dan aliran; Terkait dengan ritme; Mempunyai bentuk dan gaya; Alat komunikasi non verbal; Mengungkapkan emosi atau perasaan dan pikiran manusia; Terkait dengan budaya. etika seseorang melakukan gerak ketujuh hal tersebut muncul secara bersamaan. Hal ini pula yang menunjukkan pentingnya mengolah gerak tari yang mampu menjadi bahasa komunikasi nonverbal, sehingga memiliki makna dan menyampaikan pesan tertentu pada saat diragakan. Lalu bagaimana agar kita mampu meragakan tari yang baik serta memiliki karakteristik yang tepat guna dengan tujuan dari gerakan? Tentunya menguasai materi ruang, waktu, dan tenaga pada gerak tari adalah salah satu jawabannya. Menguasai konsep elemen gerak tari tersebut adalah suatu keharusan agar kita semakin peka terhadap setiap unsur pembentuk tari. Namun, pada akhirnya gerak tari merupakan suatu kegiatan praktis, atau sesuatu yang dilakukan. Oleh karena itu, jam terbang dalam melakukannya atau latihan adalah jawaban utama jika kita ingin mampu meragakan tari yang baik serta sesuai dengan karakteristik yang diinginkan. Di bawah ini adalah berbagai ragam gerak tari yang dapat dilakukan untuk berlatih, baik secara individu, berpasangan maupun berkelompok. Berlatih Meragakan Gerak Tari Individu Berikut adalah ragam gerak tari yang dapat digunakan untuk berlatih mengolah ruang, waktu, dan tenaga pada tari individu. Berlatih Meragakan Gerak Tari Berpasangan Di bawah ini adalah beberapa ragam gerak tari yang dapat digunakan untuk berlatih mengolah ruang, waktu, dan tenaga pada tari berpasangan. Berlatih Meragakan Gerak Tari secara Berkelompok Berikut ini adalah beberapa ragam gerak tari yang dapat digunakan untuk berlatih mengolah ruang, waktu, dan tenaga pada tari secara berkelompok yang dapat dilakukan oleh empat orang atau lebih. Referensi Tim Kemdikbud. 2017. Seni Budaya VII. Jakarta Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud. Elemen Gerak Tari Mahkluk hidup setiap hari melakukan gerak. Gerak merupakan ciri utama dari kehidupan. Gerak yang dilakukan oleh mahkluk hidup mengisi ruang dan waktu. Ketika mahkluk hidup bergerak memerlu-kan tenaga. Jadi ruang, waktu, dan tenaga tidak dapat dipisahkan dari gerak. Setiap tari memiliki ragam gerak berbeda tetapi memiliki kesamaan yaitu gerak membentuk ruang, membutuhkan waktu, dan tenaga dalam melakukan gerak tersebut. Elemen Dasar Dalam Gerak Tari Elemen dasar gerak tari adalah unsur pokok atau bagian penting di dalam tari yang turut menentukan hasil dari gerak tari secara keseluruhan. Terdapat iii unsur pokok yang menjadi elemen dasar gerak tari, yakni one. Elemen Ruang Jika kita melakukan gerakan di tempat tanpa berdiri berarti melakukan gerak di ruang pribadi, sedangkan jika ita bergerak berpindah tempat maka kita melakukan gerak di ruang umum. Gerak di dalam ruang dapat dilakukan sendiri, berpasangan atau berkelompok. Ruang adalah salah satu unsur pokok yang menentukan terwujudnya suatu gerak. Mustahil jika suatu gerak lahir tanpa adanya ruang, karena setiap gerak yang dibuatnya memiliki desain ruangan dan berhubungan dengan benda-benda lain dalam dimensi ruang dan waktu. Dengan demikian, penari semata-mata dapat bergerak atau menari karena adanya ruang. Ruang di dalam tari dapat dibedakan dari ruang yang diciptakan oleh penari dan ruang pentas atau tempat penari melakukan gerak. Untuk jenis ruang sendiri terbagi menjadi ii macam, yaitu Ruang yang diciptakan penari, dan Ruang gerak atau tempat penari melakukan gerak. Dalam penjabarannya, elemen dasar ruang misalnya seperti Posisi, yaitu arah dalam gerakan tari yang arah nya berhadapan dan juga arah gerak ke depan muka, ke belakang, sudut kanan-kiri dan samping kanan-kiri Level atau Tingkatan Gerak Jangkauan dari gerak penari. Jadi hubungan antara gerak dengan ruang adalah suatu gerak tidak akan lahir tanpa adanya ruang. Penari dapat membawakan tarian karena adanya ruang, baik ruang yang diciptakan penari, ruang pentas maupun tempat melakukan gerak. Selain penjelasan di atas, dalam elemen dasar tari yang pertama ini, ada juga yang disebut dengan level / tingkatan gerak. Berikut uraiannya Level Atas Gerakan yang diperagakan penari dengan memberi penampilan mulai dari posisi kaki menjinjit, kaki tetap menjinjit dan sampai dengan gerakan – gerakan tari yang lain nya seperti lompat Level Sedang Level sedang akan tercipta saat penari menampilkan gerakan sambil duduk. Level Rendah Gerakan yang muncul saat posisi berdiri dan posisi kaki sedikit menekuk sampai dengan posisi kaki di luruskan kembali. ii. Elemen Waktu Setiap gerak yang dilakukan membutuhkan waktu baik gerak estetis maupun gerak fungsional. Gerak fungsional seperti berjalan menuju ke sekolah tentu membutuhkan waktu. Jika jarak yang ditempuh dekat maka waktu yang dibutuhkan lebih sedikit dibandingkan dengan jarak yang jauh. Jika jarak yang jauh ingin sama cepatnya dengan jarak yang dekat tiba di tempat, maka gerak yang dilakukan haruslah memiliki kecepatan dua atau tiga kali dari jarak yang dekat. Elemen dasar tari selanjutnya yakni waktu dan tempo gerakan dalam tarian. Pada prakteknya, terdapat ii jenis unsur yang tergabung dalam elemen waktu ini, yakni adalah Tempo asalah waktu yang dipergunakan penari dalam menampilkan tarian hingga selesai, mulai dari tari lambat hingga cepat, dengan berbagai variasi gerakan yang menciptakan irama gerak Irama irama adalah waktu yang dipakai untuk menyelesaikan gerak yang berkaitan dengan tempo dan dinamika, yakni cepat ke sedang / sedang ke cepat / lambat ke cepat, intinya sesuai dengan karakter gerak dan tempo yang berbeda. Perbedaan cepat atau lambat gerak berhubungan dengan tempo. Jadi tempo merupakan cepat atau lambat gerak yang dilakukan. Gerak tari juga memiliki tempo. Fungsi tempo pada gerak tari untuk memberikan kesan dinamis sehingga tarian enak untuk dinikmati. Elemen waktu berkaitan dengan ritme tubuh dan ritme lingkungan. Gerak yang dilakukan dalam waktu sedang, cepat maupun lambat akan memberikan daya hidup pada sebuah tarian. Unsur waktu sangat berkaitan dengan unsur irama yang memberi nafas sehingga tampak hidup. Jadi hubungan antara gerak dan waktu adalah waktu atau tempo memberikan kesan dinamis pada gerakan tari sehhingga gerakan lebih menarik untuk dinikmati. Tempo ini akan mampu menghidupkan suatu tarian karena biasanya tempo dalam sebuah tarian sering berubah-ubah sesuai dengan pengungkapan yang diinginkan oleh penciptanya. 3. Elemen Tenaga Pada saat seorang penari berdiri di atas punggung kedua temannya. Tenaga yang digunakan oleh penari untuk menahan temannya tentu lebih besar dibandingkan dengan yang berdiri di atas punggung. Kekuatan tenaga menahan temannya tertumpu pada kedua kaki. Tenaga yang dikeluarkan oleh kedua penari yang menyangga temannya akan semakin kuat jika berjalan berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Setiap kamu melakukan gerak, tentu memerlukan tenaga. Penggunaan tenaga dalam gerak tari meliputi Intensitas berkaitan dengan kuantitas tenaga dalam tarian yang menghasilkan tingkat ketegangan gerak. Aksen adalah suatu yang muncul ketika gerakan dilakukan secara tiba-tiba dan kontras. Kualitas yaitu berkaitan dengan cara penggunaan atau penyaluran tenaga. Jika gerak yang dilakukan memiliki intensitas tinggi tentu saja memerlukan tenaga yang kuat dan sebaliknya, gerak dengan intensitas rendah memerlukan tenaga yang lemah atau sedikit dan begitu juga sebaliknya. Fungsi Tenaga dalam Elemen Tari Tanpa tenaga, tidak mungkin dapat dihasilkan gerak yang baik, karena tenaga merupakan kekuatan yang akan Mengawali awal gerak sesuai dengan karakter gerak mulai dari kekuatan penuh, lembut, ringan dan siap berpose ditempat. Mengendalikan Sebagai pengatur gerak, Penari mengatur tenaganya dari awal hingga selesai. Menghentikan Gerak Sebagai Penutup, Penari menutup tarian dengan tenaga yang tersisa dan tidak terkesan terengah- engah atau kelelahan dan mengesankan. Sebagai contoh, misalnya jika anda menggerakkan tangan ke depan dan ke belakang dalam menari massal, agar gerakannya kelihatan seragam maka tenaga yang digunakan harus seragam pula, yaitu agar ayunan bisa sama. Jadi hubungan antara gerak dan tenaga adalah untuk melakukan gerak tari diperlukan tenaga. Tenaga diwujudkan melalui kualitas gerak yang dilakukan. Penggunaan dan pemanfaatan tenaga yang disalurkan ke dalam gerakan yang dilakukan penari menambah kesan dinamis gerakan tari. Contoh Elemen Tari Republic of indonesia memiliki keragaman gerak tari yang berbeda antara satu suku dengan suku lainnya. Keragaman ini merupakan kekayaan budaya sebagai hasil cipta karsa manusia. Gambar di atas Menunjukkan ragam gerak tari yang membentuk garis lengkung. Gerak melengkung memberi makna kedinamisan dan keberlanjutan. Gerak tari juga ditunjukkan pada Gambar tersebut, Penari diangkat ke atas dapat memberi kesan pada tenaga yang digunakan lebih kuat karena gerak yang dilakukan merupakan simbolik dari gerak orang yang terbang. Gerak tari dengan kesan tenaga kuat dan kesan ruang yang lurus ditunjukkan pada Gambar diatas, yaitu kelompok tari Saman. Tenaga yang digunakan untuk menari Saman sangat besar karena gerakan yang dilakukan sangat dinamis. Tari Saman tumbuh dan berkembang di daerah Aceh. Tarian ini diiringi dengan nyanyian yang berisi pujian terhadap Tuhan Yang Maha Esa oleh para penarinya. Tarian Saman tidak hanya berkembang di daerah Aceh tapi juga sudah mendunia. Berdasarkan materi yang telah dijelaskan, dapat di simpulkan bahwa gerak tari terdiri dari ruang, waktu, dan tenaga. Yang dapat didiskripsikan secara singkat sebagai berikut Ruang dalam gerak merupakan efek yang ditimbulkan akibat gerak yang dilakukan. Waktu dalam gerak merupakan satuan irama dari gerak yang dilakukan Tenaga dalam gerak merupakan satuan kekuatan yang dikeluarkan dalam melakukan gerak. Kamu telah membaca artikel tentang ruang di dalam gerak. Ruang terbentuk akibat gerak yang dilakukan. Di dalam kehidupan, kamu juga senantiasa bergerak dari satu tempat ke tempat lain, dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain. Gerak di dalam ruang tentu akan berhubungan dengan orang lain yang juga melakukan gerak. Untuk tidak saling bertabrakan dalam melakukan gerak maka perlu sikap toleransi dan saling menghormati. Jika kamu bergerak di dalam ruang yang disediakan dan menghormati orang lain maka akan menimbulkan rasa aman dan nyaman. Bayangkan jika kita membawa motor di tengah kemacetan dan bergerak tanpa toleransi dengan orang lain, tentu akan semakin menambah kemacetan semakin parah dan panjang. Kamu juga telah mempelajari waktu dalam melakukan gerak. Ada nilai-nilai yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan berkaitan dengan waktu. Waktu terus mengalir baik dalam gerak tari dan juga kehidupan nyata. Dalam kehidupan tentu kamu berhubungan dengan orang lain baik di sekolah maupun di sekitar tempat tinggal. Kamu memiliki waktu yang sama dalam kehidupan yaitu selama 24 jam. Di antara kamu tentu ada yang memanfaatkan waktu dengan baik tetapi mungkin juga membuang waktu dengan bermain yang tidak memiliki makna. Waktu sebaiknya digunakan se efektif dan se-efisien mungkin. Waktu tidak akan pernah kembali karena waktu kemarin tidak sama dengan sekarang dan yang akan datang. Bab Ruang, Waktu, dan Tenaga Pada Gerak Tari5 Peta Kompetensi PembelajaranPengolahan Ruang, Waktu, dan Tenaga Ruang Waktu Tenaga Elemen Gerak Pada pelajaran Bab 5, siswa diharapkan dapat mengapresiasi dan ber kreasi seni tari, yaitu 1. mengidentifikasi elemen gerak tari berdasarkan ruang, waktu, dan tenaga, 2. mendeskripsikan elemen gerak tari berdasarkan ruang, waktu, dan tenaga, 3. melakukan gerak tari berdasarkan ruang,waktu, dan tenaga, 4. melakukan asosiasi elemen gerak tari berdasarkan ruang, waktu, dan tenaga dengan sikap dan sosial budaya masyarakat, dan 5. mengomunikasikan elemen gerak tari berdasarkan ruang, waktu, dan tenaga baik secara lisan dan/atau tertulis. Makhluk hidup setiap hari melakukan gerak. Gerak merupakan ciri utama dari kehidupan. Gerak yang dilakukan oleh makhluk hidup mengisi ruang dan waktu. Ketika makhluk hidup bergerak memerlukan tenaga. Jadi ruang, waktu, dan tenaga tidak dapat dipisahkan dari gerak. Amati gambar berikut dengan saksama! 12 34 56 Setelah kalian mengamati gambar di atas, jawablah beberapa pertanyaan berikut ini. 1. Apakah ada perbedaan di setiap elemen gerak tari yang dilakukan? 2. Apakah pose gerak yang dilakukan memiliki ruang? 3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan gerak? 4. Berapa besar tenaga yang digunakan untuk melakukan gerak? Tugas Gambar Nama Tarian Asal Daerah akukan pengamatan berbagai gerak tari, lakukan kegiatan berdiskusi den- gan teman-teman kemudian, isilah kolom di bawah ini. 6 Setelah kamu mengisi kolom tentang asal daerah tari tradisional dan mel- 5 4 3 2 1 3 Gerak tari berdasarkan tenaga No. Cermatilah gambar-gambar tarian pada halaman 67. Tuliskan nama tarian dan asal daerah pada kolom berikut. 2 Gerak tari berdasarkan waktu 1 Gerak tari berdasarkan ruang No. Aspek yang Diamati Uraian Hasil Pengamatan Nama anggota Nama tarian yang diamati Hari/tanggal pengamatan Format Diskusi Hasil Pengamatan Gerak Tari 2. Kamu dapat mengamati gerak tari yang berkembang di daerahmu, namun juga dapat mengamati tarian dari daerah lain. 1. Kamu dapat mengamati gerak tari dari sumber lain seperti internet, menonton pertunjukan melalui VCD, dan sumber belajar lainnya. Aktivitas BerdiskusiA. Pengertian Elemen Gerak Tari Elemen dasar tari adalah gerak. Di dalam gerak mencakup ruang, waktu, dan tenaga. 1. Ruang Jika kamu melakukan gerakan di tempat tanpa berdiri berarti me laku-Sumber Dok. Kemdikbud kan gerak di ruang pribadi, sedangkan Gambar Tari dengan bentuk-bentuk jika kamu bergerak ber pin dah tempat ruang yang melengkung. maka kamu me laku kan gerak di ruang umum. Gerak di dalam ruang dapat dilakukan sendiri, berpasangan, dan ber ke lom pok. Gambar me nunjuk- kan gerak pada ruang pribadi secara berkelompok. Setiap penari me la ku kan gerakan yang berbeda. Sumber Dok. Kemdikbud Gambar Tari dengan karakter tua dan 2. Waktu tongkat sebagai properti. Setiap gerak yang dilakukan mem- butuh kan waktu baik gerak estetis mau - pun ge rak fungsional. Gerak fung si o- nal se perti ber jalan me nuju ke sekolah tentu mem butuhkan waktu. Jika jarak yang di tempuh dekat maka waktu yang dibutuhkan lebih sedikit di bandingkan dengan jarak jauh. Jika jarak jauh ingin Sumber Dok. KemdikbudGambar sama cepat nya dengan jarak dekat tiba Tari Saman menggunakan nyanyian dan tepukan pada badan sebagai di tempat, maka gerak yang dilakukan musik pengiring tarian. haruslah me miliki ke cepatan dua atau tiga kali dari jarak dekat. Perbedaan cepat atau lambat gerak ber hubungan dengan tempo. Jadi tem- po me rupa kan cepat atau lambat gerak yang di lakukan. Gerak tari juga me- miliki tempo. Fungsi tempo pada gerak tari untuk mem berikan kesan dinamis sehingga tari an enak untuk di nikmati. Sumber Kemdikbud Gambar Elemen gerak dapat diolah melalui ruang pentas. 3. Tenaga Setiap kamu melakukan gerak, tentu me merlukan tenaga. Penggunaan tenaga dalam gerak tari meliputi; a intensitas, yang berkaitan dengan kuantitas tenaga dalam tarian yang menghasilkan tingkat ke tegangan gerak; b aksen/tekanan muncul ketika gerakan dilakukan se- Sumber Ballet Book Buklet cara tiba-tiba dan kontras; c kualitas Gambar Menunjukkan gerak desain ruang melengkung yang memberikan kesan berkaitan dengan cara penggunaan atau dinamis pada tari. penyaluran tenaga. Jika gerak yang di- lakukan memiliki intensitas tinggi tentu saja memerlukan tenaga yang kuat. Sebaliknya, gerak dengan intensitas rendah memerlukan tenaga yang lemah atau sedikit. PerhatikanGambar seorang pe nari berdiri di atas punggung kedua temannya. Tenaga yang digunakan oleh penari untuk menahan teman- Sumber Ballet Book Buklet nya tentu lebih besar di bandingkan Gambar Penari dengan gerak dengan yang berdiri di atas punggung. melayang memerlukan waktu saat tumpuan dan melayang sampai turun ke Kekuatan tenaga menahan teman nya lantai kembali. tertumpu pada kedua kaki. Tenaga yang dikeluarkan oleh kedua penari yang menyangga temannya akan semakin kuat jika berjalan berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Bandingkan dengan pose gerak pada Gambar yang menunjukkan kaki ter tahan di lantai dengan sedikit jinjit. Tenaga yang dikeluarkan tidak sebesar dan sekuat pada Gambar Gerak tari yang bersumber pada tari tradisi Papua kekuatan tenaga banyak pada kaki. Gerak kaki yang cepat dan ritmis merupakan salah satu ciri dari Sumber D ok . Kemdikbud G amb ar 5 . 7 Menunjukkan gerak melompat ke atas punggung me- merlu kan tenaga lebih kuat untuk memberi kesan dan karakter gerak lebih dinamis demikian juga yang menjadi pijakan kaki penari. tarian Papua. Gerak tari yang tertumpu pada kaki tarian Papua dipengaruhi oleh kondisi geografis alam yang berbentuk pegunungan. Kehidupan masyarakat di daerah pegunungan memerlukan kaki kuat untuk dapat mendaki dan menuruni bukit. Kehidupan sosial Sumber D ok . Kemdikbud budaya seperti inilah yang berpengaruh Gambar Menunjukkan gerak juga terhadap karya seni tari. berdiri dengan gerakan tertahan di lantai memberi kesan ringan sehingga tenaga yang digunakan lebih ringan juga. Sumber D ok . Kemdikbud Gambar 5. 9 Menunjukkan gerak dengan . menggunakan tenaga lebih besar Setelah membaca konsep ruang, waktu, dan tenaga jawablah pertanyaan berikut ini a. Apa hubungan antara gerak dengan ruang? jelaskan. b. Apa hubungan antara gerak dengan waktu? jelaskan c. Apa hubungan gerak dengan tenaga? jelaskan. d. Bagaimana caranya melestarikan dan mengembangkan tari yang ada di Indonesia? e. Setuju ata tidak setujukah kamu dengan berkembangnya seni tari yang berasal dari luar negeri di kota-kota besar Indonesia? Aktivitas Mengeksplorasi Gerak Kegiatan 1 1. Lakukan eksplorasi gerak berdasarkan ruang, waktu, dan tenaga. 2. Gambar gerak pada Kegiatan 1 merupakan stimulasi bagi kamu dalam melakukan eksplorasi gerak. 3. Kamu dapat mencari sumber stimulasi gerak dari berbagai sumber belajar. 4. Tujuan melakukan eksplorasi pada Kegiatan 1 ini agar kamu memiliki kesadaran gerak pribadi terhadap ruang, waktu, dan tenaga. Kegiatan 1 Kegiatan 1 Apa yang kamu rasakan ketika melakukan gerak sesuai dengan gambar berikut? Apa tenaga yang dikeluarkan lebih besar? Sumber Gambar 5. 10 Imitasi gerak menarik Apa yang kamu rasakan ketika melakukan gerak sesuai dengan gambar berikut? Apa waktu yang dibutuhkan lebih cepat? Sumber Gambar Gerak menepuk Apa yang kamu rasakan ketika melakukan gerak sesuai dengan gambar berikut? Apa ruang yang digunakan lebih luas? Sumber Gambar Gerak menepuk ke samping Aktivitas Mengeksplorasi Gerak Kegiatan 2 1. Lakukan eksplorasi gerak dengan menggunakan berbagai macam properti. 2. Gambar gerak pada Kegiatan 2 merupakan stimulasi bagi kamu dalam melakukan eksplorasi gerak. 3. Kamu dapat mencari sumber stimulasi gerak dari berbagai sumber belajar. 4. Tujuan melakukan eksplorasi pada Kegiatan 2 ini, agar kamu memiliki kesadaran gerak pribadi dengan menggunakan berbagai variasi gerak. Kegiatan 2 Latihan 1 Lakukan latihan gerak ber dasar kan ruang, waktu, dan tenaga. Gerakan dapat menciptakan ber bagai macam variasi ruang dengan meng guna kan waktu dan tenaga sesuai dengan karakter gerak yang dilakukan. Sumber Latihan 2 Lakukan gerakan seperti pada gambar dengan intensitas ber- beda. Gerak an terkadang melayang seperti kapas, tetapi terkadang berat seperti mem bawa beban. Gerakan terkadang berputar mem- buat lingkaran besar tetapi sewaktu-waktu membuat lingkaran kecil. Gerakan ini dapat dilakukan berpasangan atau berkelompok. Gerakan dapat divariasikan dengan gerakan lain. Sumber Latihan 3 Lakukan gerakan bertepuk tangan secara berpasangan. Posisi tubuh dapat bervariasi ketika sedang melakukan gerakan tepuk tangan. Gerakan ini dapat dikembangkan sehingga lebih dina- mis dan sesuai dengan irama yang dikehendaki. Suara tepukan dapat dijadikan sebagai ritme iringan pada gerakan tersebut. Gerakan ini dapat dilakukan secara bervariasi. a. Tepuklah tangan tanpa menimbulkan suara. b. Tepuklah tangan menimbulkan suara. c. Tepuklah tangan secara berpasangan tanpa menimbulkan suara. d. Tepuklah tangan secara berpasangan dengan menimbulkan suara. Dua Tiga Empat Satu Satu Dua Tiga Empat Sumber Kegiatan 3 Latihan 1. Gerak Mengembangkan Sayap a. Lakukan gerakan ini dengan mengembangkan kedua tangan dari bawah ke atas. b. Rasakan pada saat melakukan gerakan mengembangkan sayap. c. Ada ruang yang terbentuk ketika melakukan gerak. d. Ada tenaga yang digunakan ketika mengangkat kedua tangan ke atas. d. Ada waktu yang digunakan pada saat melakukan gerak. e. Lakukan gerakan ini dengan tempo cepat, sedang, dan lambat. f. Rasakan perbedaan ketika melakukan gerak. 2. Gerak Hinggap a. Lakukan gerakan hinggap dengan melompat dari kanan ke kiri dan sebalik dari kiri ke kanan. b. Rasakan tenaga yang digunakan ketika melakukan gerak berpindah. c. Rasakan tempo dari ruang, waktu, dan tenaga ketika melaku kan gerak. d. Lakukan gerakan secara bervariasi ke kanan, ke kiri, ke depan, dan ke belakang 3. Gerak Mematuk a Lakukan gerakan mematuk dengan tangan kanan ditekuk di depan dada dan tangan kiri lurus ke samping. b. Ger a k kedu a t a nga n ber sa ma a n se per t i memat u k dan kaki kiri maju selangkah demi selangkah sampai empat hitungan. c. Lakukan bergantian dengan tangan kiri dengan posisi yang sama. e. Rasakan. 4. Mengembangkan Sayap a. Lakukan gerak mengembangkan sayap secara diagonal tanpa meng gunakan selendang atau properti lainnya. b. Rasakan perbedaan ruang, waktu, dan tenaga pada saat me- laku kan gerak dengan menggunakan properti selendang dengan tanpa properti. c. Jika ada perbedaan catatlah perbedaan tersebut. 1. Kamu dapat mengganti properti selendang sebagai sayap dengan meng- gunakan kipas, kain panjang, sarung atau benda lainnya. 2. Rasakan perbedaan saat melakukan gerakan dengan menggunakan properti yang berbeda. 3. Lakukan empat ragam gerak di atas dengan hitungan dan jika memungkin- kan dengan Uji Kompetensi Pengetahuan 1. Jelaskan yang dimaksud dengan ruang di dalam tari? 2. Jelaskan yang dimaksud dengan waktu di dalam tari? 3. Jelaskan yang dimaksud dengan tenaga di dalam tari? Keterampilan Lakukan 5 rangkaian gerak secara berkesinambungan berdasarkan ruang, waktu, dan tenaga! C. Rangkuman Berdasarkan materi yang telah dijelaskan, dapat disimpulkan bahwa gerak tari terdiri dari ruang, waktu, dan tenaga. Yang dapat didiskripsikan secara singkat sebagai berikut; 1 ruang dalam gerak merupakan efek yang ditimbulkan akibat gerak yang dilakukan; 2 waktu dalam gerak merupakan satuan irama dari gerak yang dilakukan; 3 tenaga dalam gerak merupakan satuan kekuatan yang dikeluarkan dalam melakukan gerak. D. Refleksi Pada Bab 5, kamu telah belajar tentang unsur gerak tari. Materi pembelajaran ini tidak hanya memberikan keterampilan dan pengetahu an tetapi juga dapat belajar tentang sikap. Kamu telah belajar tentang ruang di dalam gerak. Ruang ter- bentuk akibat gerak yang dilakukan. Di dalam kehidupan, kamu juga senantiasa bergerak dari satu tempat ke tempat lain, dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain. Gerak di dalam ruang tentu akan berhubungan dengan orang lain yang juga melakukan gerak. Untuk tidak saling bertabra kan dalam melakukan gerak maka perlu sikap toleransi dan saling menghormati. Jika kamu bergerak di dalam ruang yang disediakan dan menghormati orang lain maka akan menimbulkan rasa aman dan nyaman. Bayangkan jika kita membawa motor di tengah kemacetan dan bergerak tanpa toleransi dengan orang lain, tentu akan semakin menambah kemacetan semakin parah dan panjang. Kamu telah mempelajari waktu dalam me lakukan gerak. Ada nilai-nilai yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan berkaitan dengan waktu. Waktu terus mengalir baik dalam gerak tari dan juga kehidupan nyata. Dalam kehidupan tentu kamu berhubungan dengan orang lain baik di sekolah maupun di sekitar tempat tinggal. Kamu memiliki waktu yang sama dalam kehidupan yaitu selama 24 jam. Di antara kamu tentu ada yang memanfaatkan waktu dengan baik tetapi mungkin juga membuang waktu dengan bermain yang tidak memiliki makna. Waktu sebaiknya digunakan seefektif dan seefisien mungkin. Waktu tidak akan pernah kembali karena waktu kemarin tidak sama dengan sekarang dan yang akan datang. Kamu juga telah mempelajari tenaga berdasarkan gerak yang dilakukan. Tenaga merupakan energi untuk dapat melakukan usaha. Kamu dapat menggunakan tenaga untuk kegiatan positif seperti menyalurkan hobi olahraga atau seni. Jangan gunakan tenagamu untuk kegiatan negatif seperti tawuran karena akan merugi kan diri sendiri. Selanjutnya lakukan penilaian diri dengan memberi angka pada rentang yang tertera pada kolom A, B. C, atau D. Setelah mempelajari pengetahuan dan melak­ A B C D sana kan gerak tari berdasarkan ruang, waktu, Skor dan tenaga, saya mempunyai kemampuan 86-100 71-85 56-70 < 55 berikut. 1. Memahami pengertian tentang gerak tari berdasarkan ruang, waktu, dan tenaga. 2. Memahami langkah-langkah dan teknik gerak tari berdasarkan ruang, waktu, dan tenaga. 3. Mengerjakan tugas tentang gerak tari berdasarkan ruang, waktu, dan tenaga dengan percaya diri. 4. Mengerjakan tugas tentang gerak tari berdasarkan ruang, waktu, dan tenaga dengan disiplin. 5. Mengerjakan tugas tentang gerak tari berdasarkan ruang, waktu, dan tenaga dengan usaha keras. 6. Mengerjakan tugas tentang gerak tari berdasarkan ruang, waktu, dan tenaga dengan tuntunan. 7. Menghargai keindahan karya tari sebagai anugerah Tuhan Yang Mahakuasa. 8. Menghargai karya tentang gerak tari berdasarkan ruang, waktu, dan tenaga yang saya hasilkan. 9. Menghargai karya tentang gerak tari berdasarkan ruang, waktu, dan tenaga yang dihasilkan teman. Jumlah Aktivitas Mengomunikasikan 1. Kamu telah melakukan aktivitas pembelajaran gerak tari berdasarkan ruang, waktu, dan tenaga. 2. Buat tulisan tentang hasil belajar salah satu temanmu berupa gerak tari yang dilakukan. 3. Tulisan maksimum 50 kata dan berdasarkan hasil pengamatan gerak yang dilakukan oleh salah satu temanmu. 4. Tulisan memberikan kritik yang membangun sehingga kamu dan teman mengetahui kelemahan dan kekurangan sehingga dapat melakukan gerak tari lebih baik lagi.

berapa besar tenaga yang digunakan untuk melakukan gerak