🐡 Perjamuan Kudus Jumat Agung

KOMUNIKASULUTCOM - Jumat Agung merupakan hari penting dalam kalender gerejawi, yaitu sebagai salah satu dari hari tri suci. Hari Trisuci sendiri terdiri dari rabu, Kamis Putih, dan Jumat Agung. Ketiga hari ini merupakan hari-hari penting saat menjelang Hari Paskah. Tidak sedikit orang Kristen yang belum memahami makna Jumat Agung, kebanyakan umat Kristen hanya memerhatikan hari Hariini saya bersama segenap umat Kristiani di tanah air melaksnakan ibadah perayaan Jumat Agung yang ditandai dengan sakramen perjamuan kudus yang tidak dilakukan di dalam gedung gereja yang lasim dilakukan. Namun dilakukan di rumah rumah anggota jemat sebagaimana himbauan dalam menghadapi pendemi virus corona. Ini adalah pengalaman seumur hidup bagi saya dan kita semua, dimana untuk pertama kalinya menjalani ibadah secara live streaming atau online hanya di rumah saja. Kupang Perjalanan Putri Indonesia Kepulauan Bali NTT dan NTB tahun 2016, Gloria Angelica mengikuti ibadah raya Jumat Agung dan perjamuan kudus di GKS Waikabubak, Sumba Barat. Hal ini bertepatan dengan kunjungannya ke kabupaten tersebut sebelum bergeser dari Kabupaten Sumba Barat Daya. PerayaanJumat Agung pada 10 April 2020 dan Paskah pada 12 April 2020 akan diperingati saat pandemi Covid-19. Sejumlah pihak mengimbau agar perayaan ibadah tersebut dilakukan di rumah aja. Demikianpula dengan Perjamuan Kudus yang biasanya dilaksanakan pada hari Jumat Agung atau hari Paskah dapat ditiadakan pada tahun ini. Kedua, pelaksanaan Perjamuan Kudus di rumah masing-masing mengacu pada Jemaat Kristen mula-mula bersekutu di rumah-rumah untuk berdoa dan memecahkan roti (Kisah Para Rasul 2: 42 dan 46). AsalMisa kudus adalah dari Perjamuan Terakhir, yaitu saat Tuhan Yesus menyerahkan kepada para Rasul-Nya misteri Tubuh dan Darah-Nya dalam perjamuan kudus, sebagai persiapan akan kurban Tubuh-Nya dan Darah-Nya yang tertumpah di kayu salib di Golgota. Doa umat meriah pada Jumat Agung menjadi gambaran untuk bentuk doa umat ini. St. Yustinus Manado sulutlink. com- Sebagai bentuk panggilan iman Kristiani, Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA ikut merayakan hari raya Jumat Agung, Jumat (27/03) sore tadi. Bersama isteri Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MSi DEA, Walikota Vicky Lumentut mengikuti ibadah perjamuan kudus di Jemaat GMIM Elim Malalayang Satu Barat, Kecamatan Malalayang. DokumentasiIbadah Perjamuan Kudus Jumat Agung. GKJW Tunglur Sunday, April 17, 2022. Yangjelas, tradisi penyelenggaraan Perjamuan Kudus pada hari Jumat Agung sebenarnya tidaklah tepat. Rasanya kita perlu mengembalikanya menjadi Perayaan Iman Terbesar, yaitu pada Hari Paska. Memang akan terasa aneh bagi kita yang telah menjalankan tradisi perjamuan Kudus di Jumat Agung selama puluhan tahun. Namun demikian jika kita hanya QEFK. Ilustrasi Jumat Agung. Foto pixabayJumat 15/4, seluruh umat Kristen di Indonesia serentak memperingati Jumat Agung sebagai perayaan sengsara dan wafatnya Yesus Kristus. Perayaan ini memiliki makna yang amat mendasar bagi umat Kristiani di mana mereka selalu mengaitkannya dengan pemahaman hari itu, umat Kristen yang mengaku percaya, memakan roti yang diberikan gereja saat upacara Perjamuan Kudus. Dengan memakan jamuan tersebut, warga gereja melibatkan dirinya dengan Yesus yang mati dan mendapat kekuatan baru serta dikuduskan agar mampu bergumul di tengah pergulatan dunia dengan aneka cobaan dan tantangan. Duduk di Meja Perjamuan menjadi tanda bahwa ia termasuk orang-orang pilihan Agung menjadi momen yang tepat untuk mengenang pengorbanan Yesus sebelum dieksekusi di Yerusalem. Apa makna Jumat Agung yang sebenarnya? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan berikut. Makna Jumat AgungSeperti disebutkan di awal, Jumat Agung memiliki makna yang amat mendasar bagi umat Kristiani. Mengutip buku Di Bawah Naungan Gunung Nunusaku karya Dieter Bartels 2017, hal ini terkait peran penting Perjamuan Kudus dalam keselamatan umat yang dipilih oleh Jumat Agung. Foto pixabayJumat Agung disebut juga sebagai hari wafatnya Yesus Kristus. Dalam Alkitab dijelaskan bahwa kematian Dia di kayu salib bukanlah sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba. Jalan sengsara dan kematian adalah sesuatu yang dipilih oleh Yesus sendiri. Oleh karena itu, Yesus menolak dengan tegas ketika murid-muridnya berupaya untuk mengurung-Nya dalam tenda di gunung kemuliaan Mat. 171-3.Ia justru turun dan meninggalkan gunung tersebut untuk menempuh penderitaan di Yerusalem. Beberapa kali murid-murid- Nya diberitahu oleh Yesus, bahwa la harus pergi ke Yerusalem dan minum dari cawan penderitaan di kota itu Mrk. 831, dst..Yesus tidak lari dari penderitaan yang dialami, meski terasa amat getir dan pahit. Ini karena Ia memiliki komitmen untuk taat kepada perintah serta cemoohan turut melengkapi penderitaan Yesus di kayu salib. Mahkota duri ditaruh di atas kepala-Nya, sebatang buluh diletakkan pada tangan kanan-Nya, lalu orang mengejek Yesus, meludahi-Nya, dan memukul kepala Yesus dengan buluh Jumat Agung. Foto pixabayPenderitaan dan kesengsaraan Yesus menjadi lengkap ketika orang-orang mengejek Dia "Jika Engkau anak Allah, turunlah dari salib itu!" Mat. 2740. "Orang lain la selamatkan tetapi diri sendiri tidak dapat la selamatkan!" Luk. 2335, dst..Yesus tidak menyerah atas sindiran yang penuh sarkastis, cemooh, dan hujatan tersebut. la tegar dan tidak mundur. Pilihannya tidak berubah, jalan kematian mesti ditempuh, supaya manusia mengalami perspektif masa dalam buku Menjadi Gereja di Tengah Dunia yang Terluka karya Weinata Sairin 2020, kematian Yesus adalah kematian yang nyata dan faktual. la merasakan kesepian dan kesendirian ketika berhadapan dengan kematian, sehingga kemanusiaan-Nya mengaduh "Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" Mat. 2746.Dalam momen perayaan Jumat Agung ini umat Kristen diharapkan lebih memaknai kematian Yesus dengan penuh keimanan. Sehingga, mereka paham atas jalan kesengsaraan yang ditempuh Yesus untuk mejemput Jumat Agung 2022 diperingati?Apa makna Jumat Agung bagi umat Kristen?Apa itu Jumat Agung? LITURGI PERJAMUAN KUDUS JUMAT AGUNG, 14 APRIL 2017 PERSIAPAN Pembukaan oleh seorang diaken Jemaat Berdiri dan menyanyi PKJ 91-2 DENGAN MALAIKAT, ANGKATLAH do=g 4 ketuk VOTUM Pelayan Dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus SALAM Pelayan Kasih Karunia menyertai kamu, dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan kita Yesus Kristus yang telah menyerahkan diri-Nya karena dosa-dosa kita, untuk melepaskan kita dari dunia jahat yang sekarang ini menurut kehendak Allah dan Bapa kita. Bagi-Nyalah kemuliaan kekal selama-lamanya, Amin! Jemaat Duduk INTROITUS Pelayan Nas Pembimbing ................... Jemaat Menyanyi KJ 1781-2 KARENA KASIHNYA PADAKU TITAH PERJAMUAN KUDUS Pelayan Dengarlah olehmu titah Perjamuan yang Kudus sebagaimana yang disampaikan Rasul Paulus dalam 1 Korintus 1123-26 “Sebab apa yang telah kuteruskan kepadamu, telah aku terima dari Tuhan Yesus, pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti dan sesudah itu Ia mengucap syukur atasnya; ia memecah-mecahkannya dan berkata “Inilah tubuhKu, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!” Demikian juga ia mengambil cawan sesudah makan, lalu Ia berkata “Cawan ini adalah Perjanjian Baru yang dimeteraikan oleh darahKu; perbuatlah ini setiap kali kamu meminumnya menjadi peringatan akan Aku!” Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang. PENGAKUAN DOSA Pelayan Marilah kita merendahkan diri di hadapan Allah dan mengaku segala dosa kita kepada-Nya “Kasihanilah kami ya Allah menurut kasih setiaMu, hapuskanlah pelanggaran kami menurut rahmatMu yang besar! Bersihkanlah kami seluruhnya dari kesalahan kami dan tahirkanlah kami dari dosa kami! Sebab kami sendiri sadar akan pelanggaran kami, kami senantiasa bergumul dengan dosa kami. Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah kami telah berdosa dan melakukan apa yang Engkau anggap jahat. Sesungguhnya, dalam kesalahan kami diperanakkan, dalam dosa kami dikandung ibu kami. Sesungguhnya Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin dan dengan diam-diam Engkau memberitahukan hikmat kepada kami. Bersihkanlah kami dari pada dosa kami dengan hisop, maka kami menjadi tahir. Basuhlah kami, maka kami menjadi lebih putih dari salju! Biarlah kami mendengar kegirangan dan sukacita, biarlah tulang-tulang yang Kau remukkan bersorak-sorak kembali. Bangkitlah kiranya kami kembali pada kegirangan karena selamat yang dari padaMu dan lengkapilah kiranya kami, dengan Roh yang rela. Amin” Jemaat Menyanyi NKB 101 DARI KUNGKUNGAN MALAM GELAP PEMBERITAAN ANUGERAH Pelayan Sebagai hamba Yesus Kristus, saya memberitakan bahwa “sekalipun dosamu merah seperti kirmizi akan menjadi putih seperti salju, sekalipun berwarna merah seperti kain kesumbah, akan menjadi putih seperti bulu domba”. Sebab Allah telah mendamaikan dunia dengan diri-Nya, dengan perantaraan Kristus, oleh sebab itu biarlah kita diperdamaikan sama sendiri dengan saling mengampuni serta mengambil bagian dalam damai sejahtera Allah. Jemaat Menyanyi NKB 171 AGUNGLAH KASIH ALLAHKU ARTI PERJAMUAN Pelayan Saudara-saudara yang dikasihi Yesus Kristus! Hendaklah kita renungkan, apa sebabnya Tuhan Yesus menetapkan Perjamuan Kudus agar kita merayakannya? Dalam Perjamuan Kudus, kita diingatkan bahwa Yesus Kristus telah diutus Bapa-Nya ke dalam dunia, dan menjadi sama dengan manusia dalam segala hal, kecuali dosa. Ia telah menanggung kutuk dosa dari awal, sampai akhir hidup-nya. Ia telah diikat, supaya kita dilepaskan. Ia dihukum mati, supaya kita yang bersalah dibebaskan di hadapan penghukuman Allah. Ia telah menanggung segala kutuk kita di atas kayu salib, supaya kita dipenuhi dengan berkatNya. Ia telah menyaringkan suara-Nya “Ya Allah, Ya Allah, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” supaya kita diterima oleh Allah dan sekali-kali tidak ditinggalkan-Nya. Dan ia telah menamatkan pekerjaan-Nya dengan kematian-Nya waktu Ia berkata “Sudah genap” Tetapi Allah telah membangkitkan Ia dari antara orang mati dan mengaruniakan pada-Nya suatu nama di atas segala nama supaya dengan nama Yesus itu, segala lutut akan bertelut dan segala lidah akan mengaku”Yesus Kristus adalah Tuhan” Pelayan Setiap kali kita merayakan Perjamuan Kudus, kita menerima itu selaku tanda dan meterai kasih dan setia-Nya kepada kita. Kita beroleh ketentuan di dalam iman, bahwa Ia telah memberikan tubuh-Nya dipakukan pada kayu salib, dan menumpahkan darah-Nya, supaya kita yang lapar dan berdahaga dikenyangkan dan disegarkan untuk memperoleh hidup yang kekal. Setiap kali kita merayakan Perjamuan Kudus, kita memberitakan kepada dunia ini tentang kebangkitan dan kematian Tuhan kita Yesus Kristus. Setiap kali kita merayakan Perjamuan Kudus, kita merayakan Persekutuan kita dengan Allah Tritunggal, dan juga Persekutuan diantara kita sebagai anggota-anggota dari satu tubuh. Kita merayakan Perjamuan Kudus sambil percaya akan janji Tuhan kita Yesus Kristus, seperti yang tertulis dalam kitab Injil Matius demikian “akan tetapi Aku berkata kepadamu mulai dari sekarang Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur ini samapi hari Aku meminumnya, yaitu yang baru bersama-sama kamu dalam kerajaan Bapa-Ku” Jika demikian, setiap kali kita makan roti dan minum anggur dalam Perjamuan Kudus, itu merupakan suatu tanda dan meterai dari kasih setia Tuhan kita Yesus Kristus kepada kita. Jemaat Menyanyi PKJ 351 SUCI, SUCI, SUCI Pelayan berdoa Pelayan Ya Bapa yang penuh dengan kasih setia, kami mohon kepadaMu, agar di dalam Perjamuan Kudus ini, Engkau bekerja oleh RohMu di dalam hati kami, agar dengan iman, kami mempersembahkan tubuh kami menjadi korban yang hidup, yang kudus dan kiranya berkenan kepadaMu. Kenyangkan dan segarkanlah hati kami yang menanggung berat, dengan roti hidup. Kuatkanlah kami supaya kami tidak hidup lagi di dalam dosa, melainkan Kristus hidup dalam kami dan kami di dalam Dia. Berikanlah kepada kami iman yang teguh bahwa Engkaulah Bapa yang penuh pengasihan, yang tidak berbuat kepada kami setimpal dengan dosa-dosa kami. Karuniakanlah kepada kami anugerahMu, supaya kami mendapat penghiburan dalam memikul salib dan menyangkal diri kami, dalam bersaksi dan memandang kepadaMu, baik dalam suka dan duka, sambil menanti Tuhan Yesus dari Surga, yang telah menyambut kami untuk hidup yang kekal. Amin. PENGAKUAN IMAN NICEA KONSTANTINOPEL Jemaat Berdiri Pelayan Marilah kiita bersama-sama mengucapkan pengakuan iman Nicea Konstantinopel dengan semua orang Kristen di segala tempat dan waktu, demikian P+J “Aku percaya kepada satu Allah, Bapa yang Maha Kuasa, Pencipta langit dan bumi, segala yang kelihatan dan tidak kelihatan. Dan kepada satu Tuhan Yesus Kristus, Anak Allah yang tunggal, yang lahir dari sang Bapa sebelum ada segala zaman, Allah dari Allah, terang dari terang, Allah yang sejati dari Allah yang sejati. Diperanakkan bukan dibuat, sehakekat dengan sang Bapa, yang dengan perantaraan-Nya segala sesuatu dibuat. Yang telah turun dari sorga untuk kita manusia dan untuk keselamatan kita dan menjadi daging oleh RohKudus, dari Anak darah Maria, dan menjadi manusia yang disalibkan bagi kita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, menderita dan dikurburkan yang bangkit pada hari ketiga, sesuai dengan isi kitab-kitab. Dan naik ke sorga; yang duduk di sebalah kanan sang Bapa, dan akan datang kembali dengan kemuliaan untuk mengahakimi orang yang hidup dan yang mati; yang kerajaan-Nya takkan berakhir. Aku percaya kepada Roh Kudus yang jadi Tuhan dan menghidupkan yang keluar dari sang Bapa dan Sang Anak, yang bersama-sama dengan sang Bapa dan sang Anak disembah dan dimuliakan. Yang telah berfirman dengan perantaraan para nabi. Aku percaya satu gereja yang kudus dan am dan rasuli. Aku mengaku satu baptisan untuk pengampunan dosa. Aku menantikan kebangkitan orang mati, dan kehidupan di zaman yang akan datang. Amin. Jemaat Menyanyi KJ 2851 TUHANKULAH GEMBALAKU Jemaat Duduk PELAYANAN SAKRAMEN 1. PENGARAHAN HATI Pelayan supaya kita dipelihara oleh roti sorgawi, yakni Yesus Kristus, janganlah hati dan pikiran kita melekat pada roti dan anggur yang kelihatan ini, melainkan hendaklah dalam iman, kita mengarahkan hati da pikiran kita kepada Yesus Kristus Tuhan dan Juruslamat kita. “Carilah perkara yang di atas tempat di mana Kristus ada duduk di sebelah kanan Allah.” Jemaat Menyanyi PKJ 411-2 KU DATANG KEPADAMU 2. UNDANGAN Pelayan Marilah karena segala sesuatu telah tersedia. “Ya Tuhan, kuatkanlah iman kami oleh Roh Kudus, Amin.” Jemaat Menyanyi KJ 3141-4 PUJILAH SUMBER HIDUPMU 3. SAKRAMEN Pelayan Roti yang saya pecah-pecahkan ini menunjuk kepada kita akan tubuh Kristus yang dipecahkan karena kita. Karena itu, ambillah...! Roti diedarkan oleh petugas setelah semua peserta mendapatkan bagiannya, pelayanan berkata; Makanlah, ingatlah dan percayalah bahwa tubuh Tuhan kita Yesus Kristus telah dipecahkan untuk keampunan yang sempurna, atas segala dosa kita. Jemaat Makan roti yang telah dibagikan. Pelayan Cawan minuman ini menunjukkan pada kita akan darah Kristus yang ditumpahkan karena kita. Karena itu, ambilah....! anggur diedarkan oleh petugas, setelah semua peserta mendapat bagiannya, pelayan meneruskan dengan berkata Minumlah, ingatlah dan percayalah, bahwa darah Tuhan kita Yesus Kristus telah ditumpahkan untuk pengampunan yang sempurna atas segala dosa kita. Jemaat Bersama-sama minum anggur yang telah dibagikan. Jemaat Menyanyi ­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­ NKB 2171-3 SEMUA YANG TERCIPTA sambil cawan dikumpulkan. PEMBACAAN ALKITAB Pelayan Membaca bagian Alkitab sebagai petunjuk hidup baru. Setelah itu pelayan berkata “Damai Sejahtera Allah yang melebihi segala akal itu, akan mengawali hatimu dan pikiranmu di dalam Yesus Kristus.” sambil berjabatan tangan, kepada pelayan pendamping pelayan berkata “Damai sejahtera bagimu.” Jemaat Menyanyi NKB 1431 JANJI YANG MANIS sementara pelayan kembali ke mimbar PUJIAN SYUKUR Pelayan Saudara-saudara yang dikasihi Yesus Kristus, marilah kita menaikkan puji syukur kepada Tuhan, dengan masing-masing berkata dalam hatinya demikian baca Mazmur __________________ PERSEMBAHAN SYUKUR Diaken Marilah kita mengungkapkan syukur dengan hati, mulut dan tangan kita, sambil mengingat Firman Tuhan “Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk diri sendiri, tetapi untuk Dia yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.” Marilah kita berdoa....... Jemaat Menyanyi PKJ 1531-3 PAKAILAH SELURUH HIDUPMUsambil persembahan dikumpulkan” DOA SYUKUR Pelayan Berdoa bebas, diakhiri dengan Doa Bapa Kami WARTA JEMAAT PENUTUP Jemaat Berdiri dan menyanyi NKB 1771 KUCARI SUATU PANJI BERKAT Pelayan Pulanglah saudara-saudara ke dalam hidup dan tugasmu dengan menerima berkat Tuhan. Pelayan Allah sumber pengharapan dalam Yesus Kristus memenuhi saudara dengan sukacita dan damai sejahtera, supaya oleh Roh Kudus saudara berlimpah-limpah dengan pengharapanJemaat Menyanyi Amin, Amin, Amin.. Jemaat Menyanyi NKB 1671 “Tuhan Yesus Sahabatku” Jemaat Doa pribadi Jemaat Saling bersalaman.....

perjamuan kudus jumat agung